Jelaskan masalah yang dihadapi pada kasus pewarisan kebudayaan !

Pada hakikatnya, kebudayaan adalah warisan sosial. Dalam arti bahwa kebudayaan

diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya melalui suatu proses pembelajaran,

baik secara formal maupun secara informal. Adapun proses pembelajaran formal itu

umumnya dilakukan lewat program-program pendidikan dalam berbagai lembaga

pendidikan, seperti sekolah, kursus, akademi, per-guruan tinggi, dan lain-lain tempat

pusat pelatihan kerja dan keterampilan. Di sini semua wujud kebudayaan spiritual

maupun material yang berupa sistem gagasan, ide- ide, norma-norma, aktivitas-

aktivitas berpola, serta berbagai benda hasil karya manusia dikemas dalam mata

pelajaran dan kurikulum yang disusun serta diberikan secara sistematik. Sementara itu,

proses pembelajaran informal diselenggarakan melalui proses enkulturasi

(enculturation) dan sosialisasi(socialization).Enkulturasi adalah proses penerusan

kebudayaan kepada seseorang individu yang dimulai segera setelah dilahirkan, yaitu

pada saat kesadaran diri yang bersangkutan mulai tumbuh dan berkembang. Agar

kesadaran diri itu dapat berfungsi, seorang individu harus dilengkapi dengan lingkungan

sosialnya. Mula-mula ia mengetahui objek-objek di luar dirinya. Obyek ini selalu

dipahami menurut nilai kebudayaan di tempat dia dibesarkan.Bersamaan dengan itu,

individu tersebut memperoleh orientasi yang bersifat ruang, waktu, dan normatif.

Dengan kata lain, dalam proses enkulturasi ini seorang individu mem- pelajari dan

menyesuaikan alam pikiran serta sikap perilakunya dengan adat istiadat, sistem norma,

dan peraturan-peraturan yang ada di dalam kebudayaannya. Dalam pada itu, dampak

enkulturasi terhadap kepribadian ialah bahwa di dalam beberapa kebudayaan,

kebiasaan membesarkan dan mengasuh anak dengan cara- cara represif cenderung

meningkatkan per- tumbuhan kepribadian yang penurut, sedangkan dalam kebudayaan

lain, kebiasaan membesarkan dan mengasuh anak yang permisif tampaknya

mempermudah terbentuknya kepribadian yang sebaliknya, yaitu kepri badian yang

bebas dan lebih percaya diri. Adapun pewarisan kebudayaan yang dilakukan melalui

proses sosialisasi sangat erat berkaitan dengan proses belajar kebudayaan dalam

hubungannya dengan sistem sosial. Dalam proses ini seorang individu mulai dari masa

kanak-kanak, masa dewasa, hingga masa tuanya, belajar ber- macam-macam pola

tindakan dalam interaksi dengan semua orang di sekitarnya yang menduduki

bermacam-macam status dan peranan sosialnya yang ada dalam kehidupan

masyarakat sehari-hari.

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s